burung maleo

Burung meleo adalah burung endmik indonesia yang artinya burung ini hanya terdapat di indonesia, lebih tepatnya berada di provinsi sulawesi tengah. Karena cuman ada di sulawesi tengah maka burung ini menjadi ciri khas provinsi tersebut. Burung maleo memiliki tempat pelestarian dan panangkaran sendiri di tengah pegunungan. Salah satunya dalah di taman nasional lore lindu , telaknya cukup jauh dari kota palu, sekitar 2 jam perjalanan bila menggunakan mobil. Dan untuk menuju ke tempat penangkaran dibutuhkan waktu kurang lebih 1 jam dan hanya bisa dilalui dengan jalan kaki dan motor karena tempat burung maleotersebut berada di atas gunung. Populasi di taman nasional lore lindu terdapat sekitar 500 ekor burung maleo.

Burung maleo secaranya umum semuanya sama, naik itu yang jantan maupun betina, tetapi pada dasarnya burung maleo yang betina ukurannya lebih kecil. Burung ini memakan makanan berbiji, buah, semut, dan hewan-hewan kecilnya. Burung maleo memiliki tonjolan di kepala mirip seperti jambul pada ayam, tapi jambul tersebut keras dan berwarna hitam. Jambul tersebut memiliki fungsi untuk mendeteksi suhu bumi yang sesuai untuk menetaskan telurnya. Walaupun burung maelo memiliki tubuh yang kecil ia masih tetap bisa terbang tinggi, tetapi burung yang satu ini lebih suka berjalan kaki. Burung maleo hanya bisa hidup di dekat pantai berpasir yang bersuhu panas atau di pegunungan yang mempunyai sumber mata air panas.

Ada sesuatu yang unik dari burung ini, ketika telurnya menetas maleo tidak mengerami telurnya tetapi ia mengubur telur itu. Kamudian telur itu ditinggalkan dan dibiarkan begitu saja. Pengeraman dalam tanah tersebut dibutuhkan waktu sekitar 60 hari.

telur burung maleo

Ukuran telur burung maleo pun sangat besar, kira-kira lima kali lebih besar dari telur ayam yang massanya sekitar 270gram. Jadi setelah mengeluarkan telurnya tak heran kalau burung ini pun akan pingsan. Setiap kali bertelur maleo hanya akan menghasilkan satu telur dan tidak semuanya telur akan menetas dan hidup, itulah yang menyebabkan burung ini menjadi sangat langkah.

Ketika telur menetas maka burung yang baru keluar dari cangkangnya akan berusaha sendiri naik ke permukaan, dan biasanya dibutuhkan waktu sekitar lebih dari 2 hari. Walaupun masih kecil, anak meleo sudah bisa terbang dan mencari makanannya sendiri. Hal ini sangatlah berbeda dari anak burung pada umumnya, itulah yang membuat burung maleo semakin unik.

Kata orang, burung yang paling setia adalah burung Merpati karena jika salah satu dari mereka, baik prianya maupun wanitanya yang mati duluan pasti tidak lama kemudian salah satu dari mereka juga akan mati. Namun setelah ke tempat ini, persepsi saya berubah, burung Maleo lah burung yang paling setia. Maleo adalah monogami spesies (anti poligami) yang sangat setia pada pasangannya. Sepanjang hidupnya, ia hanya mempunyai satu pasangan. Burung ini tidak akan bertelur dan menikah lagi setelah pasangannya mati oleh karena itu burung ini sangat langkah. Burung saja bisa setia seperti itu, apakah kalian sebagai manusia tidak malu?

burung maleo adalah burung yang sangat setia terhadap pasangannya, dimana burung maleo tidak akan pernah mau melakukan poligami. Sehingga selama hidupnya maleo hanya memiliki satu pasangan. Burung ini tidak akan bertelur dan menikah lagi setelah pasangannya mati, itu jugalah yang menyebabkan burung ini sangat langkah.

sumber

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s