sejarah kartu merah dan kuning sepakbola

Penggunaan kartu merah dan kuning pada permainan sepakbola diperkenalkan pada piala dunia 1970. Tetapi inspirasi sebenarnya ada pada piala dunia 1960, pada pertandingan perempat final antara tuan rumah inggris melawan argentina.

karrtu merah dan kuning pada pertandingan sepakbola

Ketika antonio rattin sebagai kapten tim argentina melakukan pelanggaran yang keras, maka wasit yang memimpin pertandingan tersebut, yaitu rudolf kreitlein menyuruh agar antonio keluar lapangan. Tetapi antionio tidak paham apa maksud dari wasit asal jerman tersebut, sehingga ia tidak meninggalkan lapangan. Kemudian seorang wasit inggris yang ikut bertugas pada pertandingan tersebut yaitu ken aston lalu masuk ke lapangan. Dengan bermodalkan sedikit bahasa spanyol, ia pun merayu antonio untuk meninggalkan lapangan.

Pasalnya wasit rudolf kreitlein yang memimpin bertandingan memutuskan hal tersebut. Karena hanya menguasai bahasa jerman dan inggris, maka wasit rudolf sulit untuk menjelaskan keputusannya kepada antonio. Karena hal tersebut, ken aston kemudian berpikir untuk membuat sebuah komunikasi universal agar semua orang mengetahui ketika wasit memberikan peringatan kepada pemain. Dengan demikian, wasit tak perlu membuat penjelasan dengan bahasa yang ia tidak kuasai.

wasit

Ketika ken melihat lampu lalu lintas, dia kemudian mendapatkan sebuah ide. Kemudian ia mengusulkan agar wasit berikan sebuah kartu kuning dan merah. Kartu kuning berfungsi untuk memberi peringatan keras atau sanksi ringan kepada pemain yang melakukan pelanggaran, dan kartu merah untuk memberikan sanksi berat kepada pemain, dan harus keluar dari lapangan. Kemudian ide tersebut diterima oleh pihak FIFA. Lalu pada piala dunia 1970 untuk pertama kalinya kartu kuning di pergunakan, dan sepanjang kejuaraan dunia antar negara tersebut tidak pernah dikeluarkan kartu merah. Hanya kartu kuning yang sepat dilayangkan sehingga kartu merah tak pernah muncul di piala dunia 1970.

Walaupun ide tersebut berasal dari wasit inggris, negara tersebut tidak langsung menerapkan dikompetisi mereka. Kartu merah dan kuning baru digunakan pada kompetisi sepak bola inggris pada tahun 1970. Hal ini disebabkan wasit terlalu mudah mengeluarkan kartu dan hal ini jelas diprotes oleh banyak pemain. Karena hal ini penggunaan kartu kuning dan merah sempat dihentikan pada tahun 1981 dan 1987.

sumber

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s