Inspirator vs Motivator

Ndak mau bertele-tele. Langsung ke intinya. Motivator, adalah orang-orang yang memberikan semangat dan selalu mengucapkan perkataan-perkataan bijak. Mereka biasanya membuat seminar-seminar motivasi. Ya kebanyakan temanya pendidikan “Motivasi Belajar”, “Training Motiviasi”, dan sebagainya.

Inspirator, orang-orang sukses yang telah melewati manis dan pahitnya kehidupan. Cerita-cerita mereka menjadi hal unik yang menarik untuk disimak. Contohnya, Thomas Alfa Edison. Sewaktu melakukan eksperiman menciptakan lampu. Beliau selalu diejek dan bahkan dihina oleh tetangganya. Tapi toh…. Setelah melakukan ribuan kali percobaan, Akhirnya mampu menciptakan lampu.

 Jujur, saya mau menjadi penulis novel. Dan setiap kali saya malas menyelesaikan naskah novelnya. Saya selalu berusaha mengingat pengalaman mereka. Yang kerja naskah siang malam, datang ke penerbit lalu tolak, dan bahkan diacukan. Diacukan 5x dan terus berusaha agar bukunya terbit.

Karena saya mau berkarya, makanya saya butuh sosok inspirator. Dan saya sudah banyak memilikinya, mulai dari Bapak Ridwan Kamil, Raditya Dika, Alitt Susanto, Tere Liye, dan masih banyak lagi.

Kesimpulannya, agar saya semangat berkarya, yang saya butuhkan adalah inspirator. Dan motivator hanya dibutuhkan oleh orang-orang yang terlalu lemah mentalnya. Orang-orang yang terlalu jabe, digertak sedikit sudah takut. Orang yang putus cinta dan langsung merasa hidup itu tidak adil.

Saya saja, yang memendam rasa 6 tahun tetap kuat kok Xp *peka ko dule*. Go Inspirator

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s