Nyeseknya Dipanggil “Oomm”

Nyesek itu, ketika siang hari, baru tiba dirumah. Setelah mengganti baju, duduk manis di depan komputer sambil ngedit naskah novel, dan tiba-tiba datang 4 cewek.

Mereka belum pulang ke rumahnya, itu tampak jelas dari pakaian mereka. Mengenakan seragam pramuka lengkap dengan tas. Salah satu diantara mereka bertanya ke saya ” Oommm.. Bisa print?” -__- Sakitnya di panggil “om”.

Dengan umur yang muda 17 tahun, dan wajah yang sangat polos, saya di panggil om. Belum lagi setelah itu, saya ditertawai tanpa alasan yang jelas. Ketika mereka pergi, saya berlari ke teras rumah. Dan langsung cerminan di kaca spion motor, mengecek apa ada yang aneh dengan wajah saya.

Tapi setelah bercermin. Saya baru menyadari, ternyata wajah saya ini memang sok polos.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s