Tidak Untuk Dipaksakan

Seminggu terakhir, suka nongkrong di pojok kelas bermain gitar. Memetik senar gitar, bagai orang galau yang menghayati irama gitar.

“Mungkin suatu saat nanti… Kau temukan bahagia meski tak bersama ku. Bila nanti kau kembali… Kenanglah aku, seperti dulu kau mengenalku”

Bernyanyi untuk seorang wanita yang jauh disana. Pergi jauh untuk menimbah ilmu. Dan akhir ini, saya sadar. Cinta tidak harus dipaksakan. Walaupun saya sudah menungguh 6 tahun atau lebih. Cinta itu tetap tidak boleh dipaksakan.

 Dan bodohnya saya, saya tetap menunggu dalam ketidakpastian itu. Dan selalu saja menunggunya. Tapi sebenarnya, walaupun culun, saya tetap merasa, saya tidak terlalu buruk untuk mu

Jangan-jangan… Judul cerita saya selama 6 tahun terakhir adalah “Cinta tak terbalaskan” atau yang lebih tepatnya “Cinta yang tak terungkap”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s