Desi Part 1 : Begitu Bodohnya Saya

“Astaga.. Dengar ka dulu” Udin memarkir motornya, lalu mengejar Desi.

“Dengar ka dulu kodong” Udin meraih tangan Desi “Apakah? Sudah mi. Kan tadi bilang ka sudah mi, ya sudah mi” Desi berbalik dengan wajah cueknya.

Wajah penuh amarah dan rasa kecewa. Desi tak mampu menyembunyikan kesedihannya, bibirnya gemetar, air matanya mulai mengalir membahasi wajahnya yang manis.

“Lepas tangan ku” Desi mengarahkan tasnya ke wajah Udin “Bilang lepas tanganku”.

Entah apa yang terjadi dengan Udin. Mungkin telinganya sudah tak berfungsi dengan baik. Sekeras apapun suara Desi, Udin tetap menggenggam tangan Desi kuat-kuat.

Dengan perasaan kesal, Desi memukul wajah Udin dengan tas. Lalu kabur melepas hag tinggi yang ia kenakan. Berlari secepat mungkin, meninggalkan Udin yang kesakitan. Disaat yang sama, ada angkot yang melintas. Desi lalu naik dengan tergesah-gesah.

Supir angkot yang kebetulan seorang bapak tua dermawan, bertanya kepada Desi “Kenapa ki dek?”.

Desi hanya diam, duduk bagaikan paku. Tak bergerak, dan tak bersuara. Sekali lagi, supir tua itu bertanya dengan nada pelan “Kenapa ki dek?”. Lagi-lagi desi terdiam, namun tangannya gemetar. Perempuan manis itu sudah tak tahan dengan semua yang dihadapinya.

“Bapak tidak pernah mengerti perasaan saya” Desi turun dari angkot dan membanting pintu depan.

Seorang supir yang baik hati. Dicap jahat oleh seorang wanita muda yang labil. Sekilas semuanya biasa saja. Tapi, ini juga terjadi pada (hampir) semua cowok. Selalu disalahkan, padahal niatnya ingin membantu. Dan lucunya, walaupun sering kena impasnya, saya masih tetap membantu cewek untuk tersenyum.

Bukan karena saya keras kepala. Hanya saja, saya senang melihat cewek tersenyum.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s