Sayang

“Tak akan ada yang menghentikan aku menulis, tidak juga kau-yang asyik duduk di taman dengan senyum manis di bibirmu. Dalam lindungan kain halus berwarna merah muda yang menutupi kepala dan rambutmu”. Pria itu menatap dalam-dalam mata istrinya. Menggenggam erat-erat tangan istrinya. Terhanyut dalam suasana cinta di bawah pohon rindang pada sore hari.

Benar-benar hari yang cerah.

“Yang bisa kau lakukan adalah memberiku inspirasi dengan senyum dan pakianmu yang sederhana. Hanya itu, tidak lebih dan tak kurang”. Kata pria itu lalu tersenyum dan tertawa. Istrinya melakukan hal yang sama.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s